Rabu, 14 Maret 2012

Ya Ampun Australia, Macet Kok di Langit?


Semua traveler yang terbang dari Sydney ke Melbourne, Australia, kini diminta lebih bersabar. Perjalanan akan jadi lebih lama 25 menit, karena sudah terlalu banyak pesawat yang antre untuk mendarat atau terbang.



Bandara Internasional Sydney kini menjadi bandara paling sibuk di dunia. Menteri Transportasi Federal Australia Anthony Albanese kini pusing.

Penerbangan normal dari Sydney ke Melbourne menjadi lebih lama 25 menit, gara-gara pesawat butuh waktu lebih lama untuk terbang dan mendarat. Semua pesawat menjadi lebih antre, baik yang di langit ingin mendarat, atau yang di landasan ingin terbang.

Albanese memperingatkan para traveler akan risiko delay yang lebih lama, kecuali Sydney membangun bandara baru untuk mengurangi beban jumlah penerbangan. Kepadatan jumlah penerbangan ini akan berlipat ganda pada 2035 dan Bandara Sydney pasti mati kutu.

"Walaupun pesawatnya kebut, maskapai diminta menambahkan 25 menit tambahan untuk waktu penerbangan Sydney ke Melbourne," kata Albanese seperti dilansir news.com.au, Rabu (14/3/2012).

Albanese membandingkan, pada tahun 1965 penerbangan dari Sydney ke Melbourne butuh 65 menit. "Hari ini, walaupun ada perkembangan teknologi, butuh waktu 90 menit," kata Albanese kepada DPR Australia.

Albanese mengatakan, delay di Sydney akan mempengaruhi seluruh penerbangan di Negeri Kangguru itu. Laporan tim ahli merekomendasikan daerah Badgerys Creek untuk bandara baru, tapi ditolak Partai Buruh.

Usul tempat lain bagi bandara baru adalah daerah Wilton dekat Wollongong. Beberapa juga mengusulkan, bandara baru sekalian saja dibangun di Canberra sebagai ibukota negara, kemudian dibangun jalur kereta cepat ke berbagai kota.

Wow! Jurassic Park Ada di Ogden, Utah

Patung dinosaurus di Taman Dinosaurus (sumber: tripadvisor.com) 


Bila selama ini Anda menyaksikan dinosaurus lewat film Jurassic Park karya sutradara Stephen Spielberg, kini Anda bisa melihat langsung. Di Ogden, Utah, ada Dinosaur Park and Museum dimana Anda bisa melihat kerangka dan robot dinosaurus.

Lewat Dinosaur Park and Museum di ujung timur Ogden River, Utah, Anda dibawa menyelami dunia dinosaurus. Ada banyak patung, rangka, dan permainan di taman ini. Asyik untuk dijadikan tempat rekreasi bersama keluarga, sambil belajar sejarah.

Dikutip dari situs resminya www.dinosaurpark.org, Rabu (14/3/2012), Taman Dinosaurus dibuka pada Senin-Sabtu pada pukul 10.00-19.00 waktu setempat. Khusus hari Minggu, tempat wisata ini buka mulai pukul 12.00-17.00 waktu setempat.

Ada tiga tempat utama yang ditonjolkan oleh Taman Dinosaurus, yaitu museum, taman dan restoran. Lokasi pertama yang bisa dikunjungi adalah museum. Di sini, Anda bisa melihat kerangka dinosaurus secara utuh. Bosan melihat rangka, museum ini memiliki robot dinosaurus yang mirip seperti asli.

Tidak hanya itu, museum ini juga terdapat laboratorium. Biasanya, laboratorium Museum Dinosaurus ini digunakan pengunjung untuk mengamati tulang dan gigi makhluk pra sejarah yang akan ditampilkan. Lebih asyik lagi, museum ini menyediakan taman untuk sarana bermain anak.

Permainan yang paling digemari anak-anak saat ke tempat ini adalah menggali harta karun. Di sini, anak Anda akan dikenakan pakaian lengkap untuk menambang, seperti helm. Kemudian, para penambang cilik ini mulai menggali tanah untuk menemukan permata. Serunya, kesempatan untuk menambang permata hanya diberikan selama 10 menit saja. Jadi, ajaklah sang buah hati untuk lomba kecepatan dan bersaing dengan cara yang sportif.

Satu hal yang tidak boleh dilewatkan ketika berada di Taman dan Museum Dinosaurus adalah berkeliling. Di sekitar taman, Anda bisa menemukan banyak patung dinosaurus raksasa. Seolah-olah hidup, tinggal dan bersembunyi di balik rimbunan pohon.

Lelah bermain dan berkeliling, rasakan santap siang spesial di restoran yang ada di area taman. Makanan di restoran ini menawarkan aneka makanan ringan bertema Dinosaurus. Tak jauh dari tempat makan, ada toko souvenir yang menjual barang yang tentunya bertemakan hewan purba ini.

Tertarik datang? Anda bisa mengunjunginya dari selatan perbatasan Idaho. Waktu tempuhnya sekitar 1 jam 10 menit. Tepatnya berada sekitar 1,5 km sebelah barat dari persimpangan Valley Drive dan Park Boulevard. Jangan lupa membayar tiket masuk sebesar US$ 7 atau Rp 64.000.


Sabtu, 10 Maret 2012

7 Penjara yang Kini Jadi Hotel Keren

Malmaison, Oxford (travelgrove.com) 


Mungkin penjara identik dengan bangunan yang menyeramkan dan minim lubang cahaya. Tapi, beberapa bangunan penjara berhasil disulap menjadi hotel yang keren! Tentu akan membuat sensasi menginap yang berbeda bagi tamunya.

Di seluruh dunia, mayoritas penjara dibangun pada masa penjajahan. Hal ini terkait dengan fungsinya, yaitu sebagai tempat tahanan militer. Sekarang, penjara lebih banyak digunakan sebagai rumah para tahanan kriminal. Namun atmosfernya masih sama: gelap, sempit, dan mencekam.

Eits, tahan dulu imajinasi Anda tentang penjara seperti yang dipaparkan di atas. Buktinya, beberapa penjara berhasil disulap menjadi hotel yang unik dan keren, mulai dari hostel hingga hotel kelas atas nan mewah. Pastinya akan membuat sensasi menginap yang berbeda kepada siapa pun tamunya, termasuk Anda!

Inilah 7 hotel keren bekas bangunan penjara yang tersebar di beberapa negara, dilansir dari situs telegraph.co.uk, Rabu (14/3/2012):

1. Four Seasons Sultanahmet (Istanbul, Turki)

Siapa yang tak kenal Four Seasons? Ini adalah jaringan hotel kelas dunia yang terkenal dengan hotel-hotel mewahnya. Begitu pula dengan Four Seasons Sultanahmet, yang bangunan penjaranya masih dilestarikan dengan baik.

Atmosfer mewah masih terasa di tiap sudutnya. Lapangan yang dulu tak terawat sekarang menjadi tempat makan malam romantis luar ruangan, sementara menaranya diisi oleh elevator. Four Seasons Sultanahmet berhasil menyatukan bangunan asli penjara dengan konsep neoklasik ala Turki yang menawan.

2. Malmaison (Oxford, Inggris)

Sulit rasanya membayangkan sebuah bangunan penjara menjadi tempat pernikahan favorit di Kota Oxford. Ya, Anda tidak salah baca. Oxford Prison yang ditutup pada 1996 berubah menjadi Hotel Malmaison yang romantis.

Sel-sel penjara diubah menjadi kamar tamu yang indah, sementara beberapa tempat penyiksaan menjadi kantor manajemen yang indah. Jembatan-jembatan penghubung dari kaca, kamar dengan unsur kulit yang dominan, serta pencahayaan yang dibuat temaram menyatu dalam sebuah bangunan tua yang indah.

3. Jailhotel Lowengraben (Lucerne, Swiss)

Pihak hotelnya mengatakan bahwa ini adalah "Penjara di Swiss yang tak ingin Anda tinggalkan!". Jailhotel Lowengraben adalah hotel dengan bangunan yang dipermak seminim mungkin. Tiap sudut bangunannya masih sama, hanya diperbaiki dan dicat agar lebih nyaman.

Di sini, Anda juga bisa memesan kamar suite dengan harga mulai dari 140 Poundsterling (sekitar Rp 2 juta), tentunya ada juga pilihan yang lebih murah. Anda juga bisa bersantai di bar bernama "Alcatraz".

4. Celica (Ljubljana, Slovenia)

Situs lonelyplanet.com pernah mendaulat hotel ini sebagai "Hippest Hostel in the World". Penjara militer ini dibangun pada tahun 1882 silam. Ada keunikan tersendiri pada hotel ini, yang membuat para wisatawan datang lintas benua hanya untuk menginap walau sehari.

20 Kamar yang tersedia didesain oleh arsitek yang berbeda. Tak hanya arsitek, seniman juga ikut andil dalam perombakan sel penjara ini. Anda akan menemukan atmosfer yang berbeda di tiap kamarnya. Seru kan?

5. Ottawa Jail Hostel (Ottawa, Kanada)

Pada 1862-1972 silam, Carleton County Gaol adalah rumah bagi para penjahat kriminal kelas kakap. Kondisinya sama sekali tidak manusiawi, 150 orang tahanan hidup di sel sebesar 1x3 meter. Tanpa toilet, dan tanpa penghangat sama sekali.

Sekarang, bangunan ini diubah menjadi Ottawa Jail Hostel dengan mempertahankan sebagian besar bangunan asli. Sel-selnya dirombak menjadi lebih besar, dan beberapa bagian diperbaharui agar lebih nyaman. Anda juga bisa berselancar dunia maya lewat koneksi WiFi di tiap kamarnya.

6. Alcatraz Hotel (Kaiserslauten, Jerman)

Ketika tiba di hotel ini, Anda akan dihadapkan pada dua opsi yaitu 'cell room' dan 'comfort room'. Ruangan yang nyaman adalah yang disebut terakhir itu. Namun, apalah arti menginap di bekas bangunan penjara jika tak mencoba 'cell room'?

Sel-sel diubah menjadi kamar dengan tempat tidur yang nyaman. Namun, Anda masih bisa merasakan atmosfer penjara lewat jeruji besi yang masih terjaga, serta berbagi fasilitas toilet dengan para tamu lainnya. Di sini tersedia pula piyama loreng khas penjara, serta sarapan yang biasa disajikan untuk para tahanan.

7. The Liberty Hotel (Boston, Amerika)


Hampir tak ada tamu yang sadar, mereka tengah menginap di bekas bangunan penjara paling terkenal di Kota Boston. Dulunya, bangunan ini menjadi rumah bagi penjahat kelas kakap kota ini. Begitu memprihatinkannya kondisi bangunan ini hingga pada 1972 silam pemerintah AS menutup penjara ini.

Hingga akhirnya 30 tahun kemudian, penjara ini disulap menjadi hotel yang sangat indah dan mewah. The Liberty Hotel punya atmosfer sejenis hotel-hotel mewah lainnya seperti The Plaza.

sumber

About Me